Minggu, 27 April 2014

Sejarah Singkat Berdirinya Jepang

Sejarah Singkat Berdirinya Jepang

 

Awal Mula Terjadinya Jepang
Jepang kini sudah dikenal masyarakat dunia bukan lagi sebagai negara berkembang melainkan sebagai negara maju.. Hal ini dibuktikan dengan merajalelanya produk-produk yang beredar dengan lebel Negara Matahari Terbit tersebut. Seperti konsumsi (rumah makan), barang elektronik, transportasi, pakaian, dan bahan baku lainnya bahkan atom & nuklir.
Jepang sendiri adalah negara yang tidak begitu luas dibandingkan dengan Indonesia. Namun Jepang sudah mampu mengalahkan negara-negara Asia lainnya. Luas negara Jepang sendiri adalah + 378.000km2 (ada pula yang menyebutkan hanya 370.000 km2). Itu berarti hanya 1/25 (seper dua puluh lima) dari negara Amerika. Bahkan cenderung lebih kecil dari Kalifornia.

Berdasarkan keadaan geografis dan sejarahnya, Jepang dibagi menjadi sembilan kawasan dari 47 prefektur. Kesembilan wilayah tersebut adalah Hokkaido, Tohoku, Kanto, Chubu, Kinki, Chugoku, Shikoku, Kyushu, dan Okinawa. Sedang empat pulau utamanya adalah Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu.
Selain dikenal sebagai product monster, Jepang juga dikenal sebagai negara misteri karena penuh tanda tanya dan sejarah. Mulai dari agama, bahasa, kebudayaan, penduduk, hingga awal terjadinya kepulauannya. Jika Amerika ditemukan oleh Colombus?, maka tidak begitu dengan Jepang.
Awal terjadinya kepulauan Jepang dimulai pada masa Palaozoic. Kala itu Jepang masih merupakan dasar lautan. Setelah memasuki masa Mesozoic, dasar lautan yang dimaksud mengalami perubahan dan membentuk daratan yang menyambung dengan Asia. Namun, pada akhir periode III masa Cenozoik, daratan tersebut kembali ke dasar laut.
Pada periode IV masa Deluvium, dasar laut tersebut timbul kembali dan sekali lagi menyatu dengan Asia. Setelah mengalami banyak perubahan alam dan cuaca, pada zaman es ke-3 (Dilivium), daratan yang menyatu dengan Asia ini berangsur-angsur mengalami penurunan dan membentuk kepulauan Jepang seperti sekarang ini.
Jepang yang memiliki ¾ kawasan pegunungan atau + 70% dari keseluruhan daratan memiliki empat musim yang berbeda. Empat musim tersebut adalah musim semi/haru (Maret – Mei), panas/natsu (Juni – Agustus), dingin/fuyu (September – Nopember), gugur/aki (Desember – Februari). Meski perubahan-perubahan iklim & cuaca sangat dinantikan masyarakat Jepang, ternyata Jepang sangat rawan terjadi gempa bumi dan bencana alam akibat letak geografisnya yang dipenuhi dengan pegunungan dan bukit-bukit.

Penghuni Jepang sendiri berasal dari beberapa negara yang bersinggah dan melakukan jual beli. Banyak pihak yang berpendapat berbeda akan hal ini. Masyarakat awam cenderung beranggapan bahwa suku Ainu lah sebagai penduduk pertama Jepang. Namun, pendapat tersebut belum dapat dibenarkan. Pendapat lain juga menyebutkan bahwa penduduk asli atau nenek moyang Jepang adalah yang memiliki kebudayaan Jōmon. Hal ini dikarenakan telah ditemukannya fosil dari hasil kebudayaan Jōmon. Ada pendapat lain yang menyebutkan, dan terkenal dengan sebutan Teori Selatan-Utara bahwa nenek moyang Jepang yang asli berasal dari daratan Asia yang tinggal dan menamakan dirinya sebagai Kikajin yang berawal pada jaman Yayoi.
Teori Selatan menyebutkan bahwa nenek moyang Jepang berasal dari Asia Tenggara seperti Tibet, Taiwan, Kepulauan Pasifik Barat Daya, Melayu, dan bahkan Indonesia. Teori ini dapat dibenarkan dengan adanya penemuan tentang cara bercocok tanam yang dilakukan oleh nenek moyangnya dengan cara membuat sawah.
Teori Utara menyebutkan lain. Di sini disebutkan bahwa nenek moyang Jepang berasal dari pusat daratan Asia seperti Mongol, Manchuria, Siberia, dan Turki. Teori juga dapat dibenarkan karena tata bahasa yang digunakan dalam keseharian msyarakat Jepang sesuai dengan susunan bahasa Korea, Ural, Turki, dan sebagainya.
Zaman di Jepang
Pada dasarnya, Jepang memiliki banyak jaman sesuai dengan perubahan masa dan kekuasaan. Namun, secara garis besar Jepang dibagi menjadi 5 periode. Periode tersebut meliputi
  1. Abad kuno atau disebut dengan ‘Kodai’. Periode ini meliputi zaman primitif / Genshi Jidai (abad ke-3), zaman Yamato (592), zaman Nara (710), dan zaman Hei An (794-1192)
  2. Abad pertengahan atau disebut dengan ‘Chuusei’ yang meliputi zaman Kamakura (1192-1333), zaman Muromachi (1334-1573), dan zaman Azuchi Momoyama (1573-1603)
  3. Abad pra modern atau ‘Kinsei’ yang dimulai dengan zaman Edo (1603-1868)
  4. Abad modern atau ’Kindai’. Pada periode Jepang banyak mengalami perubahan dan mulai dikenal dunia luar. Zaman yan sering dibicarakan ini dikenal dengan zaman Meiji (1868-1912)
  5. Dewasa ini atau lebih dikenal dengan ‘Gendai’. Periode ini meliputi zaman Taisho (1912-1926), zaman Showa (1926-1991), dan zaman Heisei (1991-sekarang?)
Dalam perputaran tiap zaman, Jepang juga mengalami perubahan kebudayaan. Namun, perubahan yang paling besar (meliputi social dan politik) adalah saat terjadinya ‘Restorasi Meiji’. Pada saat itu, Jepang dipaksa untuk kembali membuka diri untuk negara luar. Negara Jepang adalah salah satu negara maju di kawasan Asia. Hal-hal yang perlu diketahui tentang negara Jepang adalah:
  • Luas wilayah : 377.643 km persegi
  • Ibu kota : Tokyo
  • Bentuk pemerintahan : Kekaisaran
  • Kepala negara : Kaisar
  • Kepala pemerintahan : Perdana Menteri
  • Kaisar : Akihito
  • Perdana Menteri : Shinzō Abe
  • Lagu kebangsaan : Kimigayo Murayama
  • Jumlah Penduduk (2012) : 126.000.000 jiwa
  • Bahasa : Jepang
  • Agama mayoritas penduduk : Shinto
  • Mata uang : Yen
  • Bandar udara internasional : Narita dan Haneda
  • Perusahaan penerbangan : Japan Airlines (JAL)
Pemerintahan
Jepang (Japan) disebut negeri Matahari Terbit atau Negeri Sakura. Bantuk pemerintahannya adalah kekaisaran yang dikepalai oelh seorang kaisar (sekarang Akihito). Menurut kepercayaan bangsa Jepang, kaisara adalah keturunan Dewa Matahari atau Dewa Amaterasu.
Semula Jepang merupakan negara tertutup dari pengaruh asing. Sejak tahun 1854, saat perpindahan kekuasaan dari kaum Shogun kepada Mikado (kaisar), Jepang mulai berkembang. Shogun adalah orang-orang yang diberi kekuasaan mutlak oleh raja untuk memerintah suatu daerah. Raja pada waktu itu hanya mementingkan agama, hidup dalam biara dan dianggap sebagai dewa.
Jepang mulai maju pesat setelah adanya pengaruh dari barat. Kemenangan Jepang atas Rusia tahun 1904-1905 menambah kepercayaan orang-orang Jepang akan kemampuan dirinya.

Perang dunia 2 dan akibatnya bagi Indonesia

Perang dunia 2 meletus di Eropa pada tanggal 1 September 1939. Perang ini terjadi antara Sekutu melawan kelompok Sentral. Kelompok Sekutu terdiri dari negara Amerika, Inggris, Perancis, Rusia, Belanda dan Cina. Sedangkan kelompok Sentral terdiri dari Jerman, Italia dan Jepang.
Perang yang mula-mula meletus di Eropa ini kemudian merembet dan meluas ke seluruh penjuru dunia. Di Eropa ternyata Jerman begitu gesitnya. Dalam waktu singkat berhasil menduduki negeri Belanda. Dalam keadaan demikian itu, kemudian timbul prakarsa untuk memecahkan persoalan dunia ini secara damai.
Pada tahun 1941 Perdana menteri Inggris Wiston Churchill dan Presiden Amerika Serikat D. Roosevelt mengadakan pembicaraan khusus di atas geladak kapal Augusta di Perairan Samudera Atlantik. Tepat pada tanggal 14 Agustus 1941, kedua kepala pemerintahan ini menandatangani suatu rumusan yang terdiri dari beberapa pasal. Rumusan ini terkenal dengan nama Atlantic Charter. Salah satu isi pasalnya berbunyi:
"Segala bangsa berhak untuk menentukan bentuk dan corak negaranya sendiri
(Rights of self determination)".

Pasal itulah yang sangat mempengaruhi perjuangan rakyat Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan. Di Indonesia, Belanda juga mulai timbul kekhawatiran, Jepang sebagai negara anggota kelompok Sentral berhasil menduduki daerah-daerah di Asia dan sekaligus mengancam kedudukan Belanda di Indonesia.
Pada tanggal 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Jawa. Belanda tidak lagi dapat melawannya. Oelh karena itu, pada tanggal 8 Maret 1942, Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jenderal Imamura di Kalijati dekat Subang, Jawa Barat. Dengan demikian Perang Dunia 2 itu telah mengakibatkan berakhirnya masa penjajahan Belanda di Indonesia. Mulailah masa pendudukan Jepang.
Kemudian, orang-orang Belanda banyak yang melarikan diri dan mengungsi ke Australia. Mereka membentuk pemerintahan pelarian di negeri Kanguru itu. Sebagai pemimpinnya diangkat H.J. Van Mook.
Kedatangan Jepang di Indonesia mendapat sambutan hangat dari rakyat. Sebab rakyat merasa terbebas dari kekejaman yang beratus tahun mencekamnya. Setelah Jepang menduduki Indonesia terjadi beberapa perubahan dalam tatanan kehidupan rakyat. Gaya hidup yang feodalistis mulai dihapuskan. BIdang pendidikan dan kebudayaan diperhatikan. Bahasa Indonesia menjadi bahasa umum dan dilarang menggunakan bahasa Belanda. Harapan bangsa Indonesia saat itu semakin besar untuk menyongsong hari depan yang lebih baik.
, Jepang mengalami kemenangan perang yang gemilang. Ham[ir seluruh negara di Asia dapat dikuasai, termasuk Indonesia, Malaysia dan Filipina. Namun akhirnya Jepang menyerah kepada Sekutu setelah Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat.

Jepang menjadi porak poranda kembali. Keadaan ekonominya merosot tajam. Baru mulai tahun 1950 Jepang membangun kembali negaranya. Berkat sifat disiplin yang tinggi dan kerja keras yang tak mengenal lelah, maka Jepang tumbuh kembali dan menjadi salah satu negara industri yang sangat maju.

Sekarang Jepang merupakan negara dengan standar hidup tertinggi di Asia, bahkan termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Nama Jepang diberikan oleh orang Italia bernama Marcopolo, orang Jepang sendiri menamakan negerinya Nippon atau Dai Nippon. Perana Menteri Jepang sekarang adalah Shinzō Abe.

Keadaan geografi
Terletak antara 20 derajat LU - 47 derajat LU. Jepang merupakan negara kepulauan yang terbentang dari utara ke selatan sepanjang kurang lebih 2.400 km, terdiri atas 4 pulau utama, yaitu : Pulau Hokaido (Yeso), Pulau Hondo (Honshu), Pulau Syikoku dan Pulau Kyushu. Hondo adalah pulau terbesar. Daratan Jepang sebagian besar bergunung-gunung, sehingga sungai-sungainya pada umumnya pendek-pendek dan tidak baik untuk pelayaran.

Gunung yang tertinggi adalah Gunung Fuji atau Fujiyama, yang dianggap keramat oleh bangsa ini. Masih ada sekitar 58 gunung api di Jepang, makanya sering terjadi gempa bumi. Iklim bagian selatan berbeda dengan iklim bagian utara. Makin ke utara suhu udara semakin dingin dan curah hujan semakin sedikit. Sesuai dengan iklimnya, tumbuh-tumbuhan alami di bagian utara merupakan hutan cemara. Sedangkan bagian tengah hutan campuran dan selatan hutan musim.
Penduduk
Jumlah Penduduk pada tahuyn 2012 adalah 126.000.000 jiwa, Laju pertumbuhan penduduknya rendah, yaitu 0,39% pertahun, berkat keberhasilan pelaksanaan program keluarga berencana. Orang Jepang termasuk golongan induk bangsa Mongoloid. Penduduk aslinya adalah suku bangsa Ainu yang tinggal di pulau Hokaido. Sebagain besar penduduk beragam Shinto, yaitu pemujaan pada Dewa Matahari, sebagain lagi beragama Budha.

Perekonomoian
Karena luas tanah yang terbatas, pertanian dilaksanakan secara intensif dan mekanis, tanah pertanian selalu dipupuk dan mendapat irigasi. Hasil pertanian yang utama adalah padi, gandum, jagung, kacang-kacangan. Dari perkembunan dihasilkan teh hijau yang diekspor. Kegiatan peternakan juga selalu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan daging, susu dan telur di dalam negeri yang selalu meningkat. Namun, orang Jepang sendiri menyukai ikan.

Jepang merupakan salah satu negara penghasil ikan terbesar di dunia. Penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan teknologi modern yang disertai fasilitas pelabuhan yang baik. Laut di sekitar negara ini memang kaya akan plankton, karena di situ merupakan pertemuan dua arus samudra, yaitu arus dingin Oyashio dari utara dan arus panas Kuroshio dari selatan.

Dari pertambangan dapat dihasilkan batubara, tembaga, bijih besi, timah, dan belerang. Akan tetapi, hasil-hasil tambangnya tidak mencukupi untuk industri dalam negeri, sehingga bahan-bahan tambang masih harus diimpor, termasuk minyak bumi dan gas alam. Industri Jepang memang maju dengan pesat, mulai dari industri, kerajinan tangan, industri ringan sampai industri berat. Sekarang Jepang menjadi negara industri terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Industri Jepang terdapat di :
  1. Daerah industri Keihin di dataran Kwanto, sekitar Tokyo.
  2. Daerah industri Hanshin, terletak di antara kota-kota Osaka-Kobe- di dataran Kinki, mengelilingi Teluk Osaka.
  3. Daerah industri Chukyo di dataran Nobi, sekitar Teluk Ise.
  4. Daerah industri Kitakyushu, teletak di bagian utara Pulau Kyushu.
Hubungan dengan Indonsia
Dengan pemerintah Ri telah terjalin hubungan yang baik, meliputi bidang pendidikan, kebudayaan, perdagangan dan sebagainya. Dalam usaha meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan di Jakarta dibentuk Lembaga Indonesia-Jepang serta dilakukan tukar-menukar mahasiswa.

Dibidang perdagangan, Jepang memegang peranan penting, karena negeri Sakura ini merupakan tujuan ekspor utama bagi Indonesia, sebaliknya Indonesia merupakan negara yang menyediakan bahan-bahan keperluan untuk industri Jepang. Ekspor Indonesia ke Jepang berupa minyak bumi mentah, gas alam cair, alumunium, bijih logam, kayu, kopi. Sedangkan dari Jepang Indonesia mengimpor hasil-hasil industri, seperti kendaraan bermotor, barang-barang elektronik,, mesin industri,, lembaran besi dan baja, bahan kimia, pipa besi dan baja.

0 komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklan Super Duper Murah
Promosikan bisnis anda disini dengan harga terjangkau
http://http://inspirasidankreatif.blogspot.com/

Pasang Iklan Teks Murah
Dapatkan pelanggan baru dengan mempromosikan bisnis anda disini
http://http://inspirasidankreatif.blogspot.com/

Pasang Iklan Super Murah
Iklan kan bisnis anda disini dan dapat keuntungan yang besar
http://http://inspirasidankreatif.blogspot.com/

Pasang Iklan Teks Murah Meriah
Promosikan bisnis anda disini dengan harga terjangkau dan sangat tertarget
http://inspirasidankreatif.blogspot.com/

Ads by inspirasidankreatif

Translate